Quran Surat Al Fatihah Ayat 1

Quran Surat Al Fatihah Ayat 1
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
Bismi Allahi alrrahmani alrraheemi

 

Quran surat 1 ayat Al Fatihah

QS 1:1 terjemah kementrian agama republik indonesia

1|1|Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

QS 1:1 tafsir jalalain

1|1|(Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang)

QS 1:1 tafsir Quraish Shihab

1|1|[[1 ~ FATIHAH AL-KITAB (PEMBUKA KITAB SUCI) Pendahuluan: Makkiyyah, 7 ayat ~ Surat al-Fâtihah ini termasuk kelompok surat Makkiyyah yang turun di Mekah sebelum hijrah. Disebut al-Fâtihah (pembuka), karena letaknya yang berada urutan pertama surat-surat al-Qur’ân. Surat yang pertama diturunkan secara lengkap di antara surat-surat yang ada dalam al-Qur’ân ini merupakan intisari dari seluruh kandungan al-Qur’ân yang kemudian diperinci oleh surat-surat sesudahnya. Tema-tema pokok al-Qur’ân–seperti penjelasan tawhid dan keimanan, janji dan kabar gembira bagi orang-orang Mukmin, ancaman dan peringatan bagi orang-orang kafir dan pelaku kejahatan, tentang ibadah, kisah orang-orang yang beruntung karena taat kepada Allah dan sengsara karena mengingkari-Nya–semua itu tercermin secara singkat dalam surat ini. Oleh sebab itu, surat ini juga disebut dengan nama Umm al-Kitâb (induk al-Qur’ân).]] Surat ini dimulai dengan menyebut nama Allah–satu-satunya Tuhan yang berhak disembah–Yang memiliki seluruh sifat kesempurnaan dan tersucikan dari segala bentuk kekurangan. Dialah Pemilik rahmah (sifat kasih) yang tak habis-habisnya, Yang menganugerahkan segala macam kenikmatan, baik besar maupun kecil.

QS 1:1 terjemah Muhammad Basmeih (Malaysia)

1|1|Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.

QS 1:1 update tafsir 1 ayat 1

 

sebelumnya = QS 114:6 An Nas ayat 6

selanjutnya = QS 1:2 Al Fatihah ayat 2

 

Quran Surat Al Fatihah Ayat 1 huruf arab, bacaan text latin dan terjemah bahasa indonesia oleh kementrian agama republik indonesia, tafsir jalalain, tafsir quraish shihab, serta terjemah bahasa malaysia oleh muhammad basmeih.

Leave a Reply