Quran Surat Ali ‘Imran Ayat 25

Quran Surat Ali ‘Imran Ayat 25
فَكَيْفَ إِذَا جَمَعْنَاهُمْ لِيَوْمٍ لَا رَيْبَ فِيهِ وَوُفِّيَتْ كُلُّ نَفْسٍ مَا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ
Fakayfa itha jamaAAnahum liyawmin la rayba feehi wawuffiyat kullu nafsin ma kasabat wahum la yuthlamoona

 

Quran surat 25 ayat Ali 'Imran

QS 3:25 terjemah kementrian agama republik indonesia

3|25|Bagaimanakah nanti apabila mereka Kami kumpulkan di hari (kiamat) yang tidak ada keraguan tentang adanya. Dan disempurnakan kepada tiap-tiap diri balasan apa yang diusahakannya sedang mereka tidak dianiaya (dirugikan).

QS 3:25 tafsir jalalain

3|25|(Maka betapakah) keadaan mereka (jika mereka Kami kumpulkan bagi suatu hari) maksudnya pada suatu hari (yang tak ada keraguan padanya) yakni hari kiamat (dan disempurnakan kepada setiap diri) baik dari golongan Ahli Kitab maupun dari lainnya, untuk menerima balasan dari (apa yang diusahakannya) dikerjakannya baik kebaikan maupun kejahatan (dan mereka) manusia itu (tidak dianiaya) dengan dikurangi kebaikan atau ditambah kejahatan. Ayat berikut ini turun tatkala Nabi saw. menjanjikan kepada umatnya akan diserahkannya kerajaan Persia dan Romawi, maka kata orang-orang munafik, “Jauh…, mustahil…!”

QS 3:25 tafsir Quraish Shihab

3|25|Jika demikian, bagaimana keadaan mereka ketika dikumpulkan Allah di akhirat dan hari perhitungan yang pasti akan datang? Saat itu, masing-masing jiwa mendapat balasan yang penuh. Mereka, orang-orang yang berpaling itu, pantas menerima siksa neraka.

QS 3:25 terjemah Muhammad Basmeih (Malaysia)

3|25|Oleh itu, bagaimana pula (hal keadaan mereka) ketika Kami himpunkan mereka pada hari (kiamat), yang tidak ada syak padanya; dan (pada hari itu juga) disempurnakan kepada tiap-tiap seorang, balasan apa yang ia telah usahakan, sedang mereka masing-masing tidak akan dianiaya.

QS 3:25 update tafsir 3 ayat 25

 

sebelumnya = QS 3:24 Ali ‘Imran ayat 24

selanjutnya = QS 3:26 Ali ‘Imran ayat 26

 

Quran Surat Ali ‘Imran Ayat 25 huruf arab, bacaan text latin dan terjemah bahasa indonesia oleh kementrian agama republik indonesia, tafsir jalalain, tafsir quraish shihab, serta terjemah bahasa malaysia oleh muhammad basmeih.

Leave a Reply